Skip to main content

Internetworking

network dan networking telah tumbuh begitu cepat berdasarkan pada kebutuhan pengguna yang mendasar misalnya berbagi data dan printer, belum lagi untuk kebutuhan yang lebih tinggi seperti video conferencing. Kecuali jika semua orang yang berkeinginan untuk berbagi data atau printer tersebut berada pada lokasi yang sama, tantangannya adalah bagaimana menghubungkan jaringan-jaringan tersebut sehingga semua pengguna bisa menggunakan semua sumberdaya yang terdapat dalam jaringan.

kondisi lainnya adalah ketika ingin membagi sebuah network yang besar menjadi network-network yang kecil karena performa network besar yang lambat. Sebuah network yang besar akan cenderung melambat karena lalulintas data yang terlalu padat sehingga terjadi apa yang dinamakan congestion (kemacetan), bisa dianalogikan sebagai dengan mobil yang terlalu banyak untuk sebuah jalan yang sempit. Membagi sebuah network yang besar menjadi network-network kecil dinamakan network segmentation yang bisa digunakan dengan menggunakan router, switch dan bridge.

kemungkinan yang menyebabkan terjadi congestion di lalulintas jaringan adalah :

1. Terlalu banyak host di dalam sebuah brodcast domain.
2. Brodcast storm
3. Multicasting
4. Bandwidth yang kecil

Router digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network dan bertugas sebagai perantara dalam menyampaikan data antar-network. Cisco menjadi standar de facto untuk produk router karena kualitasnya yang tinggi, banyaknya pilihan dan service yang fantastis. Secara default router berfungsi untuk membagi-bagi dan memecah sebuah broadcast domain. Brodcast domain adalah kumpulan dari alat-alat di sebuah segmen network yang menerima semua paket yang dikirim oleh semua alat di segmen network tersebut. Memisahkan sebuah broadcast domain sangatlah penting, karena setiap kali host atau server mengirimkan network broadcast (paket data yang dikirim kesemua host dalam jaringan), setiap peralatan dalam network harus membaca dan memproses data dari broadcast tersebut, ini terjadi kecuali dalam network tersebut terdapat sebuah router. Ketika interface dari router menerima sebuah paket broadcast, ia akan mengatakan ” tidak, terima kasih” dan mengabaikan broadcast tersebut tanpa meneruskannya ke network yang lain. Walaupun secara default router dikenal sebagai alat untuk memisahkan broadcast domain, router sebenarnya juga memisahkan collision domain (collision adalah kondisi dimana terjadi tabrakan antar data karena berada pada waktu dan tempat yang sama seperti pada sebuah kabel jaringan).

dua keuntungan menggunakan router dalam jaringan adalah :
1. Router secara default tidak meneruskan paket broadcast
2. Router bisa menyaring network dengan menggunakan informasi pada layer 3 (network layer) seperti alamat IP.

erbeda dengan router, switch tidak digunakan untuk membuat internetwork tapi digunakan untuk memaksimalkan jaringan LAN. Tugas utama dari switch adalah membuat LAN bekerja lebih baik dan dengan meningkatkan performance,menyediakan lebih banyak bandwidth untuk pengguna LAN. Tidak seperti router, switch tidak meneruskan paket ke jaringan lain. Switch hanya menghubung-hubungkan frame dari satu port ke port lainnya di jaringan di mana dia berada.

Secara default, switch memisahkan collision domain. Collision Domain adalah istilah di dalam ethernet yang menggambarkan sebuah kondisi network dimana sebuah alat mengirimkan paket pada sebuah segmen network , kemudian memaksa semua alat lain di segmen tersebut untuk memperhatikan paketnya. Pada saat bersamaan, alat yang berbeda mencoba untuk mengirimkan paket yang lain, yang menyebabkan terjadinya collision (tabrakan). Paket yang dikirim menjadi rusak, akibatnya semua alat harus melakukan pengiriman ulang paket, tentu saja ini adalah kondisi yang sangat tidak efisien. Kondisi ini biasanya terjadi pada network yang menggunakan hub di mana setiap segmen terhubung kesebuah hub yang merepresentasikan hanya satu collision domain dan satu broadcast doamin. Berbeda dengan hub, setiap port pada switch merepresetasikan collision domainnya masing-masing.

Comments

Popular posts from this blog

Cloud Computing

Di era digital yang serba cepat ini, teknologi terus berkembang dengan pesat. Salah satu inovasi terbesar dalam dunia teknologi informasi adalah cloud computing atau komputasi awan. Konsep ini telah membawa perubahan besar dalam cara kita menyimpan data, mengelola aplikasi, dan menjalankan berbagai kegiatan bisnis, baik di tingkat individu maupun perusahaan. Lalu, apa sebenarnya cloud computing dan bagaimana teknologi terbarunya memengaruhi dunia digital kita? Apa Itu Cloud Computing? Cloud computing adalah model penyampaian layanan komputasi melalui internet. Alih-alih menyimpan data di perangkat keras lokal, cloud computing memungkinkan kita untuk menyimpan, mengakses, dan mengelola data serta aplikasi melalui server jarak jauh yang dikelola oleh penyedia layanan cloud. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi dan aplikasi mereka dari mana saja, tanpa terbatas oleh lokasi fisik perangkat. Ada tiga jenis utama layanan dalam cloud computing: Infrastructure as a Service ...

Teknologi Informasi

Teknologi Informasi atau sering disebut IT (Information Technology) , adalah penggunaan komputer, perangkat keras, dan perangkat lunak untuk memproses, menyimpan, serta mengelola data dan informasi. Peran IT dalam kehidupan kita sangat besar, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga operasional bisnis. 1. Apa Itu Infrastruktur IT? Infrastruktur IT adalah fondasi utama yang memungkinkan sistem bekerja dengan baik. Terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu: Perangkat Keras (Hardware): Seperti komputer, server, jaringan, yang berfungsi menjalankan dan menyimpan data. Perangkat Lunak (Software): Program atau aplikasi yang menjalankan instruksi, seperti sistem operasi, aplikasi bisnis, dan lainnya. Jaringan (Network): Menghubungkan perangkat dan memungkinkan komunikasi serta berbagi data antar perangkat. 2. IT Service Management (Manajemen Layanan IT) Ini adalah pengelolaan layanan IT untuk memastikan layanan tersebut berjalan dengan efisien dan efektif. Proses utamanya adalah memastik...

Data Manipulation Language

Data Manipulation Language (DML) adalah salah satu bagian dari SQL yang berfokus pada pengelolaan data di dalam database. DML digunakan untuk memanipulasi data, yang meliputi pengambilan, penambahan, pembaruan, dan penghapusan data dalam tabel database. Jika kamu pernah mendengar istilah CRUD (Create, Read, Update, Delete), ini adalah fungsi-fungsi yang dieksekusi oleh DML. DML sangat penting dalam aplikasi database karena ia memungkinkan kita untuk mengelola data secara langsung. Dengan kata lain, DML adalah alat yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan data yang tersimpan, yang mendukung fungsi-fungsi seperti pencarian, penyimpanan, dan modifikasi data di berbagai aplikasi. Fungsi Utama DML dalam Database DML memungkinkan kita untuk mengelola data di dalam tabel database yang telah dibuat dengan DDL (Data Definition Language). Berikut beberapa fungsi utama DML: Menyisipkan Data Baru – Menambahkan data baru ke dalam tabel. Mengambil dan Menampilkan Data – Mengambil data dari ...